Sabtu, 10 Desember 2011

"Terimakasih Tuhan"

Dalam heningnya malam
ku terpaku duduk sendiri
tiada sinar yang menerangi

Tak terasa butiran bening
jatuh mengaliri pipi
kusendiri.
sendiri melewati malam sunyi.

Saat ini tak ada  yang bisa mengusir sepi
tak ada yang bisa menghilangkan sunyi

Semua yang ku inginkan hilang
semua yang ku cintai pergi
tak ada yang datang menghampiri

Kala itu ku menyadari
bahwa akulah yang telah lama meninggalkan-Nya

Kuusap kedua mataku
mencoba mendekatkan dan mencurahkan
seluruh isi hatiku pada-Nya

Sesungguhnya Dia tak pernah meninggalkanku
Dia selalu jadi penyejuk hati yang kering
Dia selalu jadi embun sebagai penyegar kalbuku

Ya Allah...
maafkan aku
aku telah lama melupakan-Mu
tapi kasihmu selalu mengalir
bagai air sungai untukku
terimakasih Tuhan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar